0

Untuk pacarku

Posted on Saturday, 24 September 2011

 
(seorang yang kutunggu dimasa depan)

Sebelum aku mencintai
Perkenankan aku melukis diwajah
Dengan setetes tinta
Yang terlahir dari tawa dan air mata

Tak ada intan, emas juga berlian menghiasi
Hanya sepotong ilalang terselip di dahan telinga
Ditemani bunga kering kecil sebagai pemanis

Kalu meminta
Aku akan berkata tak punya
Sedang memaksa…
Kuganti serupa tapi tak sama
Lewat kata sebagai perantara meski tak indah
Namun sederhana terdengar telinga

Kecewa?, tak apa
Terluka?, biarkan saja
Mengapa?, karena aku Suka berkata ketimbang berdusta
Bahwa aku wanita tak punya
Selain tawa dan air mata juga kata sebagai pewarna cinta
Kau dimasa depan
Maukah mencintaiku selanjutnya?

Posted in

No Comments

Discussion

Leave a response